Minggu, 06 Maret 2011

Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Prinsip dasar kerja dari turbin angin adalah mengubah energi mekanis dari angin menjadi energi putar pada kincir, lalu putaran kincir digunakan untuk memutar generator, yang akhirnya akan menghasilkan listrik.

Langkah 1

Generator angin adalah generatornya yang berfungsi mengubah energi mekanis menjadi energi listrik yang bekerja berdasarkan teori medan elektromagnetik, yang apabila generator mulai berputar maka akan terjadi perubahan fluks pada stator yang akhirnya karena terjadi perubahan fluks ini akan dihasilkan tegangan dan arus listrik tertentu, tegangan dan aruslistrik yang di hasilkan generator berupa tegangan AC(alternating current) yang memiliki bentuk gelombang kurang lebih sinusoidal.

Langkah 2

Baling-baling yang terdiri dari 3 baling-baling dan pada badan baling-baling terdapat mesin listrik. Baling-baling yang digunakan dirancang sedemikian rupa agar dapat mengikuti arah angin yang berhembus dan kecepatan angin yang tinggi dan stabil.

Langkah 3

Terdapat revolving cups (cangkir penerima angin) pada anemometer untuk menggerakkan arah angin. Alat ini menggunakan sensor angin. Sensor angin bekerja berdasarkan dimana arah angin berhembus pada kecepatan tertentu dan otomatis merubah arah gerak pada badan baling-baling. sensor ini dirancang juga untuk pengunci arah gerak angin.

Dengan demikian pembangkit listrik tenaga angin bisa menghasilkan arus listrik setelah melewati beberapa tahapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar