Rabu, 09 November 2011

Mikrokontroller ATmega 8535

Mikrokontroller ATmega 8535

Pendahuluan

Semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan manusia dihadapkan pada suatu masalah yang lebih kompleks yang menuntut adanya kreativitas dalam menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu penemuan di bidang elektronika adalah telah diciptakannya sebuah alat yang dapat mengontrol sebuah perangkat elektronika dan dapat terhubung langsung dengan sebuah PC sehingga hasilnya dapat dilihat langsung pada PC. Alat tersebut adalah Mikrokontroller ATmega 8535. Adapun beberapa tipe lain dari mikrokontroller tersebut yang juga dapat digunakan dalam penelitian yang lain. Adanya mikrokontroller ATmega 8535 ini menjadi dasar dari pembuatan proyek akhir ini. Kegunaan mikrokontroller ATmega 8535 adalah untuk membaca beberapa data yang diperoleh dari penelitian kemudian ditampilkan kedalam komputer (PC). Pada proyek ini, mikrokontroller ATmega 8535 akan membaca sebuah data yakni berupa besar arus yang mengalir pada suatu rangkaian yang diukur dan kemudian hasil dari pengukuran itu akan ditampilkan kedalam PC.

Mikrokontroller ATmega 8535 ini dibantu oleh sebuah rangkaian pengukur arus dengan dilengkapi sebuah sensor yang kemudian akan dipasang secara seri terhadap rangkaian yang akan diukur agar dapat mengukur arus yang mengalir pada rangkaian tersebut. Arus yang telah diukur tersebut akan dapat terlihat kedalam PC. Adanya prinsip kerja seperti ini nantinya akan dapat mempermudah peneliti untuk melihat perubahan arus yang terjadi pada suatu rangkaian. Cara kerja sistem seperti ini dapat lebih mempermudah dalam suatu penelitian agar semua data yang terukur dapat langsung disimpan kedalam PC. Pada kenyataannya dapat kita lihat pada saat ini masih banyak adanya kelemahan dalam pengukuran arus dengan amperemeter yaitu suatu kelemahannya adalah amperemeter tidak dapat menampilkan sinyal arus yang terukur. Hal ini mendasari dibuatnya proyek ini yang bertujuan agar lebih mempermudah dalam mengukur besar arus yang terjadi pada suatu rangkaian dan juga mempermudah dalam melihat perubahan besar arus yang terjadi.

AVR merupakan seri mikrokontroller CMOS 8-bit buatan Atmel, berbasis arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer). Hampir semua instruksi dieksekusi dalam satu siklus clock. AVR mempunyai 32 register general-purpose, timer/counter fleksibel dengan mode compare, interupt internal dan eksternal, serial UART, programmable Watchdog Timer, dan mode power saving. Beberapa diantaranya mempunyai ADC dan PWM internal. AVR juga mempunyai In-System Programmable Flash on-chip yang mengijinkan memori program untuk diprogram ulang dalam sistem menggunakan hubungan serial SPI. Chip AVR yang digunakan untuk tugas akhir ini adalah ATmega8535. ATmega8535 adalah mikrokontroller CMOS 8-bit daya-rendah berbasis arsitektur RISC yang ditingkatkan. Kebanyakan instruksi dikerjakan pada satu siklus clock, ATmega8535 mempunyai throughput mendekati 1 MIPS per MHz membuat disainer sistem untuk mengoptimasi komsumsi daya versus kecepatan proses.

Referensi:

www.google.com

Yanuar Rohman, Anang Budikarso, Haryadi Amran D.

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jurusan Teknik Telekomunikasi Laboratorium Digital Signal Processing Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar